STKIP Persada Khatulistiwa Menerapkan E-Learning untuk Mendukung Pembelajaran Formal di Kelas

Dalam rangka mewujudkan kampus berbasis Information and Technology (IT), STKIP Persada Khatulistiwa melalui Lembaga Bahasa dan Budaya Kalimantan (LBBK) menyelenggarakan pelatihan e-learning kepada para dosen. Pelatihan ini berlangsung tiga tahap yakni tanggal 17 Mei 2017 untuk Prodi PKn, tanggal 5 Juni 2017 untuk Prodi Biologi, Ekonomi dan Bahasa Indonesia, serta tanggal 7 Juni 2017 untuk Prodi PGSD. Selama kurang lebih tiga jam pada setiap tahap pelatihan itu, para peserta dibimbing untuk mengenali dan mengoperasikan aplikasi e-learning STKIP Persada Khatulistiwa.
E-learning Sangat Mendukung Pembelajaran Formal di Kelas
Dalam pengantar pelatihan, ketua tim pelatihan Dr. Herpanus, SP., M.A mengemukakan bahwa program e-learning tidak dimaksudkan untuk menggantikan model pembelajaran formal di kelas. “E-learning membantu meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan dosen serta mempermudah pemutakhiran dan penyimpanan materi pembelajaran” ungkap linguist lulusan University Kebangsaan Malaysia ini. Lebih lanjut Herpanus mengemukakan bahwa fasilitas belajar elektronik yang bisa dioperasikan dengan komputer ataupun smartphone yang terkoneksi internet ini membantu para dosen menyampaikan materi ajar, menyelenggarakan diskusi atau penugasan baik individual maupun kelompok, membuka ruang diskusi secara online maupun menyelenggarakan penilaian secara lengkap dan objektif.
Komitmen Bersama Demi Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Ketua STKIP Persada Khatulistiwa Drs. Rafael Suban Beding, M.Si, ketika dihubungi menegaskan sangat mendukung dan berkomitmen memonitoring penerapan e-learning di STKIP Persada Khatulistiwa. “Pimpinan sangat mengapresiasi ide e-learning yang muncul dari bawah, dari para dosen ini. Dengan e-learning semuanya (materi belajar, aktivitas belajar dan penilaian) terekam, objektif dan transparan. Selanjutnya ini menjadi komitmen kita bersama untuk menerapkan e-learning untuk mendukung pelaksanaan tugas mengajar mulai tahun akademik 2017/2018.” tegas Drs. Rafael Suban Beding, M.Si. Untuk itu ketua STKIP mengajak semua dosen untuk memanfaatkan waktu tersisa ini untuk mempelajari e-learning dan menyiapkan segala sesuatu yang perlu untuk penerapan aplikasi pembelajaran ini pada tahun akademik baru nanti.
Antusias dan Mengharapkan Pendampingan Lanjutan
Hampir semua peserta pelatihan mengaku antusias dengan pelatihan e-learning. Yudita Susanti, S.S., M.Pd., salah satu peserta dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia menilai “e-learning sangat membantu, apalagi bila para mahasiswa juga kooperatif, mau menggunakan e-learning.” Untuk penerapan di tahun akademik yang baru, Yudita mengaku akan mempelajari lagi secara mendalam, khususnya bagian penilaian tugas atau ujian mahasiswa.
Sementara itu, Yulia Suriyanti, M.Pd., dosen sekaligus kaprodi Ekonomi mengatakan, “Para dosen sangat suka, karena e-learning sangat mempermudah kerja dosen, misalnya dalam pengecekan dan penilaian tugas.” Sebagai Kaprodi, Yulita berusaha menerapkan e-learning terutama bagi para dosen tetap.
Debora Korining Tyas, M.Pd., dosen dan Kaprodi Bahasa dan Sastra Indonesia juga menyambut positif penerapan e-learning karena sistem e-learning transparan bagi para dosen, mahasiswa maupun lembaga. Namun diakuinya belum semua dosen mahir menggunakan e-learning. Karena itu, Debora mengusulkan agar administrator menyediakan tutorial untuk membantu para dosen meningkatkan keterampilan mengelolah e-learning.
Sementara itu, Imanuel Sairo Awang, S.Si., M.Pd., dosen sekaligus Kaprodi PGSD menilai e-learning sangat membantu dosen-dosen mempersiapkan, melaksanakan dan menilai kegiatan pembelajaran. PGSD berencana akan menugaskan beberapa dosen untuk menggiatkan e-learning agar bisa menjadi tutor bagi dosen PGSD yang lain sehingga pada tahun akademik baru ini e-learning dapat diterapkan penuh di PGSD.
Mardawani M.Pd, kaprodi PKn mengaku secara pribadi sudah mulai mengorganisir pendaftaran e-learning mahasiswa Prodi PKn. Namun diakuinya belum semua dosen memahami dengan baik e-learning. Karena itu akan diadakan pelatihan lanjutan di tingkat prodi dengan menghadirkan tutor dari LBBK maupun dosen prodi yang sudah terampil menggunakan e-learning.
Video Tutorial E-learning
Menanggapi kebutuhan para peserta pelatihan akan bimbingan berkelanjutan, ketua tim pelatihan Dr. Herpanus, SP. M.A berjanji akan segera membagikan video tutorial e-learning. Diharapkan video tutorial ini akan membantu para dosen untuk secara mandiri meningkatkan keterampilan mengelolah e-learning.

Kontributor LBBK: Gabriel Serani, S.S., M.Hum

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*