Pemetaan Bahasa Dayak Desa di Kawasan Sungai Tempunak

Sabtu, 11 Februari 2017 Tim LBBK melakukan perjalanan menyusuri kawasan Sungai Tempunak dalam rangka mengambil titik GPS pada desa-desa yang penduduknya merupakan penutur Bahasa Dayak Desa. Kegiatan ini dilakukan untuk mengadakan pemetaan Bahasa Dayak Desa di kawasan Sungai Tempunak. Tim LBBK berangkat pada pukul 07.26 WIB dari Sintang kemudian menuju pada titik pertama yaitu di Desa Selalai, Bedari, Repak, Perinjau dan Pemali. Kemudian tim melanjutkan perjalanan ke Desa Makong dan Sungai Nyala. Selanjutnya tim mengambil titik GPS di Desa Penyangkak 1 dan Penyangkak 2. Dari situ, tim melewati jalan sawit menuju Desa Sungai Krunang, Ribang, Paoh Lumpuh, dan Tebelian. Tim kembali berjalan melewati jalan terobosan SP 3 SKPC ke arah SP 1 SKPC. Titik selanjutnya yaitu di Desa Ujung Batu. Pukul 13.40 WIB, Tim LBBK telah sampai di SP 1 SKPC Desa Mangkurat Baru dan mengambil titik GPS di sana. Menggunakan peta sederhana yang diberikan penduduk kepada tim, tim melanjutkan perjalanan menyusuri jalan tanah kuning menuju Desa Sungai Urat. Kemudian tibalah tim di kawasan SP 4 SKPC dan mengambil titik di Desa Tinum Baru dan Tinum Dalam. Meskipun melewati jalan yang cukup parah, tim tetap melanjutkan perjalanan ke Desa Belungai, Pekakal, Tembawang Kubung, Kujau, Tapang Lebuh, Selangking, Selebak, Pangkaluang yang terletak di SP 6 SKPC. Menjelang sore tim sudah memasuki jalan sawit wilayah Pandan menuju Desa Pagal 2, Tayak, Pagal 1, dan berlabuh pada titik terakhir di Desa Kenyabur. Perjalanan sejauh 153 km tersebut ditempuh selama 11 jam dengan menggunakan sepeda motor. Tim tiba kembali di Kota Sintang pada pukul 19.00 WIB. Walaupun melelahkan tim merasa bahwa perjuangan tersebut terbayarkan dengan titik-titik GPS yang telah diambil.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*